Senin, Februari 08, 2010

PEMBELAJARAN MIPA DALAM BAHASA INGGRIS DI SMP

Latar Belakang

Penguasaan bahasa Inggris sifatnya keharusan bagi bangsa Indonesia agar dapat memainkan perannya di dunia internasional secara optimal dan tidak semakin ketinggalan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Penguasaan bahasa Inggris sebagian besar bangsa Indonesia, termasuk lulusan dari semua jenis dan jenjang pendidikan, rendah.
Penguasaan bahasa Inggris yang rendah mengindikasikan kurang berhasilnya pembelajaran bahasa Inggris di sekolah.
Perlu dikembangkan pembelajaran bahasa Inggris yang efektif dan efisien agar penguasaan bahasa Inggris lulusan tinggi.
Pengembangan Sekolah Bertaraf Internasional
Menuju pada lulusan yang memiliki daya saing internasional
Penyebab-penyebab utama dari kekurang berhasilan pembelajaran bahasa Inggris

Kurangnya pajanan bahasa Inggris terhadap siswa
Kurang bermaknanya pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa
Terbatasnya kesempatan siswa untuk berinteraksi dalam bahasa Inggris untuk mengkomunikasikan gagasan, perasaan, dan pengalaman riil dalam kehidupan sehari-hari
Kemampuan bahasa Inggris guru yang terbatas
Kurang memadainya sarana/prasarana pembelajaran bahasa Inggris
Lingkungan (kultural dan sosial) yang pada umumnya kurang kondusif
Berbagai upaya peningkatan mutu pembelajaran bahasa Inggris, namun demikian, upaya-upaya tersebut nampaknya belum dapat secara signifikan meningkatkan mutu penguasaan bahasa Inggris lulusan.
Perlu dikembangkan inovasi pembelajaran yang dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut.
Salah satu pendekatan pebelajaran bahasa ke dua atau bahasa asing yang telah terbukti secara efektif dan efisien dapat menjadikan penguasaan bahasa Inggris lulusan tinggi adalah program imersi (Johnson dan Swain, 1998).


Pengalaman berbagai negara yang menerapkan program imersi
Penguasaan lulusan dalam bidang studi setara dengan lulusan pada program reguler
Kemahiran bahasa asing lulusan program imersi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan program regular.

Pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris di SMP
(pembelajaran MIPA bilingual atau imersi)

Melalui program ini:
Input Inggris bagi siswa meningkat,
Belajar bahasa Inggris menjadi bermakna tercipta karena siswa mempelajari materi atau kompetensi yang memang harus mereka kuasai,
Peluang yang luas bagi siswa untuk berkomunikasi dengan sebenarnya dalam bahasa Inggris tercipta karena proses pembelajaran berlangsung dalam bahasa Inggris.

WHAT IS IMMERSION PROGRAM?
Program that attempts to stimulate, to some extent, native like learning conditions by maximizing the time, intensity, and the quality of learners exposure to the target language and culture (Cohen, 1995).
An innovative program in which a second language is used as a medium of instruction for teaching core curricula in formal education such as in an elementary or secondary school (Cummins, 2005).
A program refers to the use of a second language or foreign language in school for teaching of content subjects (Richards et al, 1997).
An education scheme in which the child receives educational instruction in at least two languages with one of these being a mother tongue of some or all the students in the classroom (Walter, 2005).

Pengertian Pembelajaran MIPA Bilingual di SMP
Pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris adalah pembelajaran yang materi pembelajaran, proses belajar mengajar, dan penilaiannya dalam bahasa Inggris.
Bahasa pengantar bahasa Inggris dan Indonesia
Kurikulum (standar isi dan standar kompetensi lulusan)
yang berlaku secara nasional
Sekolah dapat menambah, memperluas, dan
memperdalam kurikulum yang berlaku sesuai dengan
perkembangan internasional dalam bidang Matematika dan
Sains
Nilai-nilai Indonesia
Guru bilingual
Siswa pada awal program memiliki kemahiran Bhs. Inggris
walaupun rendah


Tujuan
Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang tinggi dalam MIPA sesuai dengan perkembangan ilmu-ilmu tersebut
Menghasilkan lulusan yang memiliki kemahiran berbahasa Inggris yang tinggi

Tahap pengembangan
Dimulai pada tahun pelajaran 2004/2005 di 34 SMP Koalisi
Nasional, masing-masing satu atau dua kelas.
SMP Koalisi Nasional dipandang mampu (telah dipersiapkan
sebelumnya; unggul dalam input, proses, dan output;
diproyeksikan menjadi sekolah nasional dengan standar
internasional)
Saat ini diimplementasikan pada 100 Rintisan SMP SBI.
Tapel 2008/2009 diperluas pada 100 RSBI SMP lainnya.

Pelaksanaan Pembelajaran MIPA Bilingual
Persiapan:
Pengembangan materi
Pengembangan multi-media pembelajaran
Pengembangan model pembelajaran
Seleksi dan pelatihan guru MIPA dalam bahasa Inggris dan metode pembelajaran
Seleksi dan pelatihan bahasa Inggris siswa

Pelaksanaan:

Prosentase penggunaan bahasa Inggris bervariasi tergantung pada kesiapan siswa dan guru dalam bahasa Inggris (pada tahap rintisan, dalam hal bahasa Inggris siswa lebih siap dibandingkan dengan guru)
Team teaching – kerjasama antara guru MIPA dan guru bahasa Inggris
Program pendukung untuk siswa (misalnya pelajaran tambahan bahasa Inggris)
Program pendukung/pendampingan untuk guru dengan in-house training


Hasil sementara:

Berjalan dengan cukup baik
Penguasaan kompetensi bidang studi oleh siswa pada umumnya sebanding dengan penguasaan siswa reguler
Kemampuan bahasa Inggris siswa program bilingual jauh lebih baik dibandingkan dengan kemampuan siswa regular

Model-Model Pembelajaran MIPA dalam Bahasa Inggris

Harus dihindari dihasilkannya lulusan dengan bahasa Inggris kelas 2 karena jeleknya tatabahasa dan ucapan.
Pengalaman negara-negara lain yang telah mengimplementasikan program serupa (program imersi):
Pencapaian kompetensi siswa dalam bidang studi sebanding dengan kelas reguler,
Penguasaan yang tinggi dan seimbang dalam bahasa target (bahasa yang hendak dikuasai) dan bidang studi biasanya sulit dicapai secara bersamaan.
Penguasaan bahasa lulusan dalam bahasa target jauh lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan yang mengikuti kelas reguler, tetapi tidak sepadan dengan kemampuan penutur asli karena diwarnai oleh sejumlah kesalahan tatabahasa dan ucapan.

Model Pembelajaran

. Terpisah (parallel): perkembangan bahasa siswa difasilitasi melalui kegiatan penunjang di luar pembelajaran MIPA dalam Bahasa Inggris yang diikuti siswa di sekolah – language support program.
2. Terpadu (integrated): perkembangan bahasa siswa difasilitasi secara terpadu dalam pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris. Artinya, siswa menerima materi English for Mathematics and Science bersamaan ketika mereka menerima pelajaran MIPA dalam bahasa Inggris. Model ini cocok/sesuai untuk guru MIPA dengan pengetahuan kebahasaan tinggi.

WAYS TO ENSURE THE SUCCESS OF IMMERSION PROGRAM IN INDONESIA

School runs language support programs for teachers and students.
Professional school management by people with good understanding of immersion program – they are not involved in teaching.
School provides counseling for students with learning difficulties.
Selection test (in English) in addition to the normal selection procedure (mechanism).
Invite native speakers of English to motivate teachers and students to use English – in-house training
Bilingual signposts.
Competitions in English (speech, etc.)


IDEAS TO ENSURE THE SUCCESS OF IMMERSION PROGRAM IN INDONESIA
11. Voluntary participation in the program.
12. Math and science dictionary.
13. Organize English days.
14. Reward and punishment mechanisms.
15. Providing self-access learning centre.
16. In-house training.
17. Creating conducive classroom atmosphere to the use of English.
18. Involving students at every stage of learning (planning, implementation, evaluation, follow-up).
19. More time allocated for English classes.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar